Jumat, 31 Mei 2024

Satgassus Pencegahan Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten

 


Satgassus Pencegahan Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten


Jateng. Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 28-31 Mei 2024. 


Hotman selaku ketua tim menuturkan, kunjungan ke Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang untuk melihat bagaimana penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid, yaitu gabungan penebusan dengan kartu tani dan aplikasi I-Pubers secara bersamaan. Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang, ujarnya, dipilih karena masyarakatnya sangat guyub dengan berbagai kearifan lokal.


“Dengan kearifan itu diasumsikan kerumitan penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid akan lancar di kedua kabupaten ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/24).


Hotman menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim, sampai saat ini serapan pupuk masih rendah, yakni sekitar 20% di kedua kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Gunung Kidul biasanya memang serapan akan tinggi pada Agustus atau September tiap tahunnnya.


Sedangkan untuk Kabupaten Magelang, biasanya serapan hanya sekitar 70% tiap tahunnya. Oleh karenanya, Satgassus meminta kepada Kepala Dinas Pertanian untuk mencermati sampai dengan bulan September dan apabila memang tidak terserap, tetap terbuka pupuk bersubsidinya di realokasi ke kabupaten lain dalam lingkup propinsi Jawa Tengah, sehingga penggunaan pupuk bersubsidi menjadi optimum.


Temuan kedua bahwa Kabupaten Magelang yang memiliki sekitar 4000 petani terdaftar di E-RDKK belum mendapatkan kartu tani, sehingga para petani ini tidak bisa menebus pupuk bersubsidinya. Untuk itu Satgassus meminta agar Kadis Pertanian Kabupaten Magelang berkoordinasi intens dengan BRI Cab Kabupaten Magelang untuk memastikan petani bisa mendapatkan kartu taninya, sehingga petani tersebut bisa menebus pupuk subsidinya.


Ketiga, para petani di kedua kabupaten yang mendapatkan alokasi kecil (di bawah 1 sak/50 kg), enggan menebus pupuknya mengingat dengan kartu tani petani harus datang sendiri ke kios untuk melakukan penebusan. Untuk itu Satgassus meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam waktu tertentu, terutama saat musim tanam, memfasilitasi penebusan bersama di kantor/balai desa, sehingga petani bisa menghemat biaya dalam penebusan pupuk subsidi ini. 


“Alternatif yang lain, Satgassus menyarankan jika sekiranya untuk petani-petani yang alokasinya kecil agar menggunakan penebusan I-Pubers saja sehingga dapat dilakukan penebusan secara berkelompok,” ungkap dia.


Tidak hanya itu, Satgassus juga menemukan masih kurang efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas perdagangan pada kedua kabupaten tersebut, terutama untuk pengawasan ketersediaan stok pupuk di kios. Hal ini terjadi karena dinas perdagangan sama sekali belum mampu secara cepat untuk mengakses informasi stok di kios. 


“Untuk itu Satgassus meminta agar PIHC secara online menyediakan informasi stok di kios dan dinas perdagangan dan dinas pertanian mempunyai akses atas informasi tersebut,” ujar dia.


Dalam kesempatan ini, ujarnya, Satgassus memberikan apresiasi kepada PIHC yang dalam waktu tidak terlalu lama akan mengintegrasikan transaksi penebusan dengan kartu tani dan melalui aplikasi I-Pubers. Sehingga, dengan integrasi kedua metode penebusan ini, dapat dihindari kelebihan salur dan membebaskan petugas kios dari kerepotan laporan dan kontrol-kontrol yang masih manual berbasis kertas.


Dalam kesempatan ini, petugas kios meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan transaksi di kios dapat dilakukan secara digital saja, mengingat segala transaksi telah dilakukan secara elektronik dengan kartu tani atau aplikasi I-Pubers. Satgassus pun menyatakan mendukung hal tersebut mengingat hal itu akan lebih meningkatkan efisiensi dan akan sangat membantu petugas kios dalam pelaporannya.


Yudi Purnomo Harahap selaku Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menambahkan, pemantauan ini penting untuk menekan adanya penyalahgunaan maupun penyelewengan pupuk subsidi. Sebab, jika terjadi kelangkaan dapat menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.


“Pemantauan ini untuk memastikan petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi benar-benar mendapatkannya tepat waktu sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi isu kelangkaan pupuk lagi,” tutur Yudi.


Herbert Nababan selku Wakil Ketua Tim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Bupati Gunung Kidul, Pj Bupati Magelang, serta pihak PT Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk, dan Kelompok Petani. Dalam pertemuan tersebut ia pun menekankan kembali agar tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan pupuk subsidi dan memastikan distribusi harus lancar sampai ke petani yang berhak. 


“Selain itu Satgassus juga memonitoring tindak lanjut pemkab dalam melakukan perubahan alokasi pascapenambahan kuota pupuk subsidi dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton sehingga Pemda diharapkan bekerja sama dengan segenap unsur forkompimda,” ungkapnya.


Kerja sama itu, lanjutnya, untuk mensosialisasikan dan menyampaikan informasi langsung kepada para petani di wilayahnya bahwa alokasi pupuk petani bersubsidi telah bertambah. Kemudian, petani sudah bisa melakukan penebusan, sehingga penambahan alokasi pupuk yang diberikan pemerintah memberi dampak kepada petani.


“Tim juga melakukan kunjungan ke Kios Pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk dan penyaluran dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Reserse Narkoba Polres Melawi Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika



Polres Melawi Polda Kalbar - Personil Sat Resnarkoba Polres Melawi telah melakukan pengungkapan kasus terhadap pelaku dugaan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika,  di depan sebuah rumah di Desa Sidomulyo, Kec. Nanga Pinoh, dan Kab. Melawi, Selasa (29/5).


Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi'i, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Resnarkoba Polres Melawi, AKP Dhanie Sukmo Widodo,menjelaskan terungkapnya kasus ini karena adanya laporan informasi yg diterima bahwa ada seorang warga 

telah membeli barang diduga Narkotika di Pontianak dan mengirimkannya melalui jasa pengiriman.


"Didapat Informasi ada warga yang membeli barang yang diduga Narkotika di Pontianak, dan mengirimkan melalui jasa pengiriman, mendapatkan informasi kami melakukan penyelidikan, lalu pada Rabu pagi kami mengamankan terduga pelaku Atas nama EM di depan sebuah rumah yang beralamat di Desa Sidomulyo, Kec. Nanga Pinoh" Jelasnya. 


Saat ditangkap EM (23) ditemukan juga barang bukti berupa satu paket plastik klip yang berisi pecahan tablet berwarna kuning yang diduga Narkotika jenis Ekstasi seberat (Bruto, 1,68 gr) dan satu unit Handphone Apple merk Iphone XR berwarna biru. 


"Dari hasil pemeriksaan terhadap EM diperoleh keterangan bahwa paket yang diduga Narkotika jenis Ekstasi tersebut dimiliki oleh dua orang, dirinya (EM) dan LA, anggota Sat Resnarkoba mengamankan LA, di Desa Sidomulyo, Kec. Nanga Pinoh" Terangnya. 


LA (22) ditangkap di Dusun Sidomulyo RT/RW: 008/001 Desa Sidomulyo, Kec. Nanga Pinoh, Kab. Melawi. Selain itu, ditemukan juga barang bukti berupa satu unit Handphone Apple merk Iphone 8 plus berwarna putih.


"Kami berharap kepada masyarakat untuk selalu memberikan informasi apabila ada melihat dan mendengar informasi terkait penguna atau pengedar Narkotika disekitarnya" 


Humas Res Mlw (Arb).

Polsek teluk keramat laksanakan olah raga jumat

 



Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas.PolsekTelukkeramat. Personil Polsek Teluk keramat melaksanakan kegiatan olahraga bersama di halaman Mako Polsek teluk keramat. Jumat, (31/05/2024) pagi.


Kegiatan olahraga pagi dipimpin oleh Kapolsek Teluk keramat Iptu Dwi Hendy winoto s ,S.H yang diikuti oleh seluruh personil Polsek Teluk keramat.


Tujuan dilaksanakan olahraga bersama adalah untuk menjaga kebugaran tubuh sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik.


Kegiatan olahraga dimulai dengan jalan santai di seputaran Mako menuju jalan kesehatan dan kembali ke mako, kemudian dilanjutkan dengan peregangan dan gerakan olahraga bersama.


Kapolsek mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama disamping untuk menjaga imunitas tetapi untuk meningkatkan kekompakan dalam melaksanakan tugas.


“Kami setiap hari Jumat rutin melaksanakan kegiatan olahraga bersama untuk menjaga kebugaran serta meningkatkan kebersamaan antar anggota karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” ucap Kapolsek.

Kadivhumas Polri Tegaskan Kepolisian dan Kejaksaan Agung Baik-Baik Saja




Jakarta – Polri menegaskan pihaknya dan Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak ada masalah dan baik-baik saja. 


Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, meminta semua pihak untuk berkaca dari sinergitas kementerian/lembaga saat menghadiri launching Gov-Tech di Istana Negara, Senin lalu. Dia mencontohkan soliditas antara para pimpinan yakni Menkopolhukam, Panglima TNI, Kapolri, hingga Jaksa Agung.


"Bahwa kepolisian dan kejaksaan agung dalam keadaan baik-baik saja. Tidak ada permasalahan yang perlu dipermasalahkan," ujar Irjen Sandi saat Doorstop pers Mabes Polri, Kamis (30/5/2024).


Irjen Sandi kembali mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Menkopolhukan Hadi Tjahyanto, telah menyampaikan antara kedua belah pihak tidak ada permasalahan.


"Beliau (Kapolri) menyampaikan bahwa antara polisi dan jaksa baik-baik saja. Bahkan Bapak Jaksa Agung menyampaikan tidak ada masalah, baik-baik saja. Serta Bapak Menko Polhukam juga menyampaikan polisi dan jaksa adem ayem," terangnya.


"Kalau pimpinan sudah menyampaikan tidak ada masalah, berarti kami tinggal menyampaikan ke teman-teman bahwa antara kepolisian dan kejaksaan tidak ada masalah," lanjutnya.


Lebih lanjut, Kadivhumas menilai sinergitas kementerian/lembaga kini sedang diuji. Terlebih kini Indonesia sedang berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi.


Menurut Kadivhumas, program pemerintah yang bisa berjalan dengan baik, Proyek Strategis Nasional bisa berjalan dengan baik, inflasi yang bisa terjaga, Gross Domestic Product (GDP) yang saat ini sedang bertumbuh, semuanya ada karena soliditas dan sinergitas. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, selain soliditas kementerian/lembaga, juga perlu adanya stabilitas dan keamanan. 


Oleh sebab itu, soliditas para pimpinan kementerian/lembaga tersebut, termasuk Kapolri dan Jaksa Agung, harus menjadi suri tauladan. 


"Yang ditujukan oleh para pemimpin lembaga, ada Bapak Menkopolhukam, ada Pak Panglima TNI, ada Bapak Jaksa Agung, dan Bapak Kapolri, itulah yang harus kita teladani sebagai anak buah untuk mewujudkan bahwa program yang sudah baik harus kita jaga untuk keberlangsungan bangsa ini, baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun menjaga stabilitas keamanan," tutupnya.

Kamis, 30 Mei 2024

Kesiapan Hadapi Pilkada 2024, Satuan Samapta Polres Ketapang Laksanakan Latihan Dalmas

 





Ketapang – Polda Kalbar, Dalam rangka mempersiapkan pengamanan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Satuan Samapta Polres Ketapang melaksanakan latihan pengendalian massa (Dalmas) di lapangan Mapolres Ketapang Jalan Brigjend Katamso Nomor 01 Ketapang pada Kamis (30/05/2024) pagi. Latihan ini diikuti oleh seluruh anggota Satuan Samapta dengan tujuan meningkatkan kesiapan dan keterampilan dalam menghadapi situasi kontijensi selama pelaksanaan Pilkada tahun 2024.


Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian melalui Kasat Samapta IPTU Arisman, membuka kegiatan latihan dengan memberikan arahan kepada seluruh peserta. " Latihan ini sangat penting untuk memastikan bahwa kita siap dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkada. Kesiapan dan profesionalisme kita sebagai aparat kepolisian adalah kunci dalam menjaga ketertiban dan keamanan," ujar IPTU Arisman, kamis (30/05/2024) Pukul 09.00 Wib.


Latihan Dalmas ini mencakup berbagai skenario penanganan kerusuhan massa, mulai dari teknik pembentukan formasi, penggunaan peralatan Dalmas, hingga simulasi penanganan demonstrasi yang berujung anarkis. Para anggota Satuan Samapta juga dilatih untuk tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam setiap tindakan pengamanan.


Kasat Samapta Polres Ketapang, IPTU Arisman, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan yang telah direncanakan sejak awal tahun. " Kami rutin melakukan latihan Dalmas untuk memastikan setiap anggota siap dan sigap dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi selama penyelenggaraan Pilkada. Fokus kami adalah menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat," jelas IPTU Arisman.


Selama latihan, terlihat para anggota Satuan Samapta dengan sigap membentuk formasi Dalmas, menggunakan tameng, tongkat, dan peralatan lainnya sesuai dengan standar operasional prosedur. Mereka juga berlatih cara menghadapi massa dengan berbagai tingkat ancaman, mulai dari aksi damai hingga tindakan anarkis.


Salah satu anggota Satuan Samapta, Briptu Andi, mengungkapkan bahwa latihan ini sangat berguna dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapan mental. " Latihan ini sangat membantu kami untuk lebih siap menghadapi berbagai situasi. Dengan latihan rutin, kami jadi lebih percaya diri dalam menjalankan tugas pengamanan, " kata Briptu Andi.


Kapolres Ketapang, AKBP Tommy Ferdian dalam kesempatannya, juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan Pilkada. " Polres Ketapang akan terus berkoordinasi dengan Pemda Ketapang, TNI, Satpol PP, dan elemen masyarakat lainnya untuk memastikan Pilkada berjalan aman dan lancar. Partisipasi aktif dari semua pihak sangat diperlukan," tambahnya.


Dengan latihan Dalmas yang intensif dan berkelanjutan, Polres Ketapang berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama penyelenggaraan tahapan Pilkada 2024. Kesiapan ini merupakan wujud komitmen Polres Ketapang dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Wakapolresta Pontianak menjadi Narasumber Sosialisasi Anti Korupsi "Bersama Tolak Pungutan Liar

 




*Wakapolresta Pontianak menjadi  Narasumber Sosialisasi Anti Korupsi "Bersama Tolak Pungutan Liar"*


Pontianak, Polda Kalbar  - Kegiatan sosialisasi anti korupsi yang bertajuk "Bersama Tolak Pungutan Liar" sukses digelar di Hotel Haris, Jalan Gajahmada, Pontianak. Acara ini menjadi panggung bagi berbagai pihak untuk menyampaikan pesan penting dalam upaya memberantas korupsi di Kota Pontianak.


Kegiatan yang dilaksanakan hari Rabu tanggal 29 Mei 220124  dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Pj. Walikota Pontianak yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Yusnaldi, S.IP., M.Si. dan  Wakapolresta Pontianak, AKBP Natalia Budi Darma, S.I.K., M.H, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Saber Pungli Kota Pontianak.


Tidak hanya itu, kehadiran Kajari Pontianak yang diwakili oleh Kasi Pidsus Kejari Pontianak, Hary Wibowo, S.H., M.H, serta Inspektur Kota Pontianak, Yaya Maulidiya, S.H., M.H, turut memberikan warna pada acara ini. Kasat Intelkam Polresta Pontianak, Kompol Abdul Malik, S.IP., M.Sos, dan Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias K., S.H., S.I.K, juga hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi yang relevan.


Wakapolresta Pontianak, AKBP Natalia Budi Darma, S.I.K., M.H, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memberantas pungutan liar. "Kami berharap melalui sosialisasi ini, kesadaran akan bahaya korupsi semakin meningkat dan masyarakat semakin aktif dalam melaporkan praktik-praktik yang merugikan ini," ujarnya.


Acara ini juga dihadiri oleh Wakasat Binmas, AKP Sumarna, serta sejumlah kepala dinas, camat, dan lurah se-Kota Pontianak. Tim Saber Pungli dari Bhabinkamtibmas Polresta Pontianak turut aktif dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen Polresta Pontianak dalam memberantas korupsi secara menyeluruh.


Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Pontianak untuk bersatu dalam melawan korupsi dan membangun Pontianak yang lebih bersih dan tangguh.


Dengan partisipasi yang begitu banyak dari berbagai instansi dan tokoh masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan korupsi di Kota Pontianak semakin kuat dan berkelanjutan.


#humaspolrestapontianak

#PolriAntiKorupsi

Kapolsek Teluk keramat Hadiri kegiatan Loka karya mini lintas sektor bidang kesehatan

 


Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas.PolsekTelukkeramat. – Kapolsek Teluk keramat IPTU DWI HENDY WINOTO S, S.H. menghadiri kegiatan lokakarya mini lintas sektor bidang kesehatan di aula SMKN 1 Teluk keramat Desa Sekura Kecamatan Teluk keramat Kabupaten Sambas, kamis (30/05/2024).



Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Yankes Kabupaten Sambas bapak Marzinni,S.St , M.Ap, Camat Teluk Keramat Dr Budi iswanto,S.Pd.i, MM, Kapolsek Teluk Keramat Iptu Dwi Hendy Winoto s,SH, Danramil 07/tlk Diwakili Oleh Peltu Yasin .W, Kepala KUA kecamatan Teluk keramat Bapak H. Abu salam S.Ag, Kepala Desa Se-Kecamatan Teluk keramat, Kader posyandu,Bidan Desa.



Kegiatan lokakarya mini lintas sektor hari ini dilaksanakan penggalangan komitmen Puskesmas Sekura beserta lintas sektor dalam rangka peningkatan mutu kinerja Puskesmas dan pelaksanaan penggalangan komitmen bersama peningkatan layanan kesehatan untuk masyarakat di wilayah Kecamatan teluk keramat.


Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan penggalangan komitmen bersama lintas sektor oleh Forkopimcam Kecamatan teluk keramat.

Rabu, 29 Mei 2024

2 Pelaku Jual Emas Palsu Ditangkap, Kapolres Sintang : Uangnya Untuk Main Judi Online





Polda Kalbar - Polres Sintang menggelar press release pengungkapan tindak pidana penipuan mengenai penjualan emas palsu yang terjadi di wilayah Kabupaten Sintang, Rabu (29/5).


Kapolres Sintang AKBP Dwi Prasetyo Wibowo mengungkapkan dalam kasus ini terdapat 2 (dua) tersangka yang telah diamankan pihak Kepolisian. Adapun masing-masing tersangka yakni berinisial AK (25) dan SR (35).


“Dari tangan kedua tersangka kita amankan barang bukti berupa emas palsu kurang lebih beratnya 37,76 gram serta alat-alat yang digunakan pelaku dalam memalsukan emas ini” Ujar Kapolres


Lebih lanjut untuk jenis-jenis emas palsu yang diamankan Pihak Kepolisian terdiri dari berbagai jenis mulai dari bentukan kalung rantai, gelang rantai hingga liontin.


“Namun untuk emas yang telah diamankan, beberapa kita temukan pengait nya saja yang memang emas asli dan ini memang salah satu modus operandi yang dimanfaatkan oleh pelaku” Jelas Kapolres.


Adapun kronologi penangkapan bermula dari tersangka AK meminta SR untuk menjual perhiasan palsu, kemudian SR juga melengkapi emas palsu tersebut dengan surat perhiasan yang sudah pelaku siapkan.


Pelaku SR kemudian datang ke salah satu toko emas korban dengan maksud ingin menjual perhiasan emas, korban yang mengecek emas milik pelaku tidak menemukan keanehan mengingat kode yang terdapat pada pengait emas menjadi penanda keaslian perhiasan tersebut.


Setelah berhasil dijual dengan nilai Rp.24.544.000 tersangka kemudian pergi meninggalkan toko dan membagikan hasil penjualan kepada pelaku AK.


Tiga hari kemudian, korban menyadari perhiasan yang dibelinya palsu lantaran perhiasan yang mulai menghitam, disaat yang sama seorang wanita juga datang menjual emas sisik naga yang korban sadari perhiasan tersebut mirip dengan yang dijual oleh pelaku SR sehingga korban mengecek kembali emas tersebut dan benar saja emas yang dijual juga palsu.


Korban yang merasa rugi kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polres Sintang.


Kapolres Sintang menyebut aksi penipuan oleh kedua pelaku ini dilakukan karena pelaku membutuhkan uang untuk bermain judi online.


“Keduanya ini butuh uang untuk bermain judi online sehingga munculah ide untuk menjual emas palsu yang telah dibuatnya” Ungkap Kapolres.

Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu Ungkap Kasus Tindak Pidana Korupsi

 



Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu  Ungkap Kasus Tindak Pidana Korupsi


Unit Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu mendapatkan informasi bahwa telah terjadi penyimpangan penggunaan Keuangan dan telah mengamankan Kepala Desa Sdr. FLM ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp 354.743.600 diduga kuat bertanggung jawab atas kerugian ini dan telah mengakui penggunaan dana desa untuk kepentingan pribadi, Rabu 29 Mei 2024


Kasus korupsi yang terjadi di Desa Tekalong pada Tahun Anggaran 2018 hingga 2020 telah menjadi perhatian Unit Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu setelah menerima informasi dari masyarakat. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan melalui penelaahan dokumen, pemeriksaan fisik di lapangan, dan klarifikasi terhadap pihak terkait, ditemukan adanya penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa serta bagian dari hasil pajak dan retribusi daerah yang diterima Desa Tekalong.

Berikut adalah rincian dana yang diterima Desa Tekalong selama tiga tahun tersebut:

Tahun 2018: Rp 1.198.095.000

Tahun 2019: Rp 1.345.276.000

Tahun 2020: Rp 1.535.586.000

Total keseluruhan dana yang diterima adalah Rp 4.078.957.000. Dana ini seharusnya digunakan untuk pembangunan dan operasional desa, namun ditemukan adanya kegiatan fiktif dan kegiatan yang tidak selesai yang dikelola langsung oleh Kepala Desa (Sdr. FLM).

Setelah proses gelar perkara dan didukung oleh alat bukti serta barang bukti, pada tanggal 25 Oktober 2022 diterbitkan Laporan Polisi. Langkah penyidikan melibatkan koordinasi dengan BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat untuk melakukan Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) dan konsultasi dengan Ahli Pidana. Berdasarkan hasil penyidikan dan PKKN, ditemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp 354.743.600. Kepala Desa Tekalong (Sdr. FLM) diduga kuat bertanggung jawab atas kerugian ini dan telah mengakui penggunaan dana desa untuk kepentingan pribadi.

Saat ini, Sdr. FLM telah ditahan di Rutan Polres Kapuas Hulu dan berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P.21) oleh Jaksa Penuntut Umum. Dalam waktu dekat, tersangka dan barang bukti akan diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (Tahap II).


Atas kejadian tersebut Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu mengamankan barang bukti Dokumen Laporan Pertanggung Jawaban Keuangan Desa Tahun Anggaran 2018 s.d 2020,  Dokumen Surat Perintah Pencairan Dana Tahun 2018 s.d 2020,  Uang sejumlah Rp. 18.270.000,- ( Delapan belas juta dua ratus tujuh puluh ribu rupiah ) dari Kegiatan pengadaan Dana Desa di tahun Anggaran 2020 ( pembelian Laptop yang tidak terlaksana).

Pasal yang dipersangkakan Pasal 2 dan atau Pasal 3 undang – undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Ancaman maksimal hukuman yaitu 20 (dua puluh) Tahun

Kapolres Kapuas Hulu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam memberikan informasi yang membantu mewujudkan Kabupaten Kapuas Hulu yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pelaksanaan apel pagi Polsek teluk keramat

 



Tribratanews.polri.go.id,Polda Kalbar,Polres Sambas - Sebelum pelaksanaan tugas sehari-hari, seluruh anggota Polsek teluk keramat Polres Sambas terlebih dahulu melaksanakan apel pagi di halaman mako Polsek teluk keramat Polres Sambas, dipimpin oleh  PS Kanit Binmas polsek teluk keramat dan diikuti oleh personil Polsek teluk keramat,Rabu (29/05/2024).


Apel pagi sebagai bentuk komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggotanya yang menjadi sarana penyampaian arahan kebijakan pimpinan, agar tugas yang diemban dapat dilaksanakan sesuai dengan kebijakan pimpinan Polri. Selain itu apel pagi juga sebagai wujud dan kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan tugas.


Dalam arahannya Kapolsek teluk keramat yang pertama Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada anggota karena secara umum situasi kamtibmas Polsek teluk keramat aman dan terkendali dan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Polri dituntut bersikap profesional dan semaksimal mungkin.


Selain itu Kapolsek juga menekankan kepada Bhabinkamtibmas untuk mengecek desa binaannya masing-masing dan memberikan himbauan tentang cuaca yang mulai kemarau Kapolsek juga menekankan kepada anggota agar mengambil tindakan kepada pemuda yang masih nongkrong di tempat keramaian .


Penulis : humas polsek

Editor    :

Selasa, 28 Mei 2024

Bangun Kemitraan Dibidang Pendidikan, Kapolda Kalbar Tandatangani MOU dan Memberikan Materi Kuliah Umum di IKIP PGRI Pontianak





Pontianak, Polda Kalbar - Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., melaksanakan penandatanganan MOU sekaligus memberikan Kuliah Umum di IKIP PGRI Pontianak pada hari Selasa (28/5).


Kedatangan Kapolda Kalbar di IKIP PGRI disambut langsung oleh rektor IKIP PGRI Pontianak Muhamad Firdaus, M.Pd., para Wakil Rektor, para Dekan serta mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti Kuliah Umum Kapolda Kalbar.


Dalam sambutannya, Rektor IKIP PGRI Pontianak menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalbar atas kesediaan untuk melaksanaakn MOU dan memberikan Kuliah Umum Kepada para Mahasiswa dan Mahasiswi IKIP PGRI Pontianak.


"Alhamdulillah kita kedatangan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., yang satu-satunya Kapolda yang berkenan memberikan Kuliah di IKIP PGRI yang kita cintai ini dengan tema membangun masyarakat yang sadar hukum melalui pendidikan," Kata Muhamad Firdaus M.Pd.


Ia juga menyampaikan bahwa saat ini IKIP PGRI Pontianak yang memiliki banyak program pendidikan (prodi) baik S1 maupun S2, sedang dalam proses untuk ditingkatkan menjadi Universitas yang nantinya akan bisa menambahkan prodi-prodi lainnya diluar prodi yang berhubungan dengan pendidikan keguruan.


"Semoga dalam waktu dekat ini IKIP PGRI Pontianak meningkat menjadi Universitas, sehingga bisa menambahkan prodi-prodi lainnya, khususnya prodi ilmu hukum sehingga bisa lebih intens lagi bekerjasama dengan Polda Kalbar," imbuhnya.


Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H., saat memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi kuliah umum, juga mengucapan terimakasih atas kepercayaan IKIP PGRI untuk bekerjasama dengan polda Kalbar di sektor Pendidikan.


"Terimakasih kepada pak Rektor dan semuanya atas kepercayaannya kepada saya untuk memberikan kuliah umum di IKIP PGRI Pontianak dengan tema kuliah membangun masyarakat sadar hukum melalui pendidikan, tema ini sangat pas untuk melihat kondisi kesadaran hukum masyarakat saat ini khususnya di Kalimantan Barat," Kata Kapolda Kalbar.


Kapolda menjelaskan bahwa dari hasil evaluasi tahun 2023 dibandingkan dengan 2022 terjadi peningkatan jumlah kejahatan dan pelanggaran hukum.


"Dengan melihat hasil evaluasi gangguan kamtibmas dan pelanggaran hukum di wilayah kalimantan barat yang terjadi peningkatan, maka ini bisa menggambarkan kondisi kesadaran hukum masyarakat di Kalimantan Barat telah memberikan kontribusi terhadap penilaian rendahnya kesadaran hukum di Indonesia," kata Irjen Pol Pipit Rismanto.


Ia juga menjelaskan bahwa saat ini dengan adanya kemajuan teknologi di era disrupsi ini, penegakan hukum memiliki tantangan yang lebih kompleks karena disrupsi dan perubahan telah mendorong digital Hyperconnectivity dan era Citizen Journalism.


"Siapapun, dimanapun dan kapanpun, masyarakat bisa menjadi sumber berita meskipun belun dapat dipastikan kebenarannya," jelas kapolda.


Dalam rangka membangun masyarakat sadar hukum irjen Pol Pipit menyampaikan bahwa perlunya memberikan pendidikan terkait masalah hukum dari lingkup yang terkecil hingga terbesar, baik dari keluarga, lingkungan, pendidikan hingga negara.


"Untuk itu langkah-langkah yang dilakukan polda kalbar saat ini adalah mengadakan penyuluhan-penyuluhan hukum dengan mengedepankan peranan bhabinkamtibmas, selain itu polri juga sebagai mediator dalam menyelesaikan permasalahan konflik dan memberikan pemahaman hukumsehingga dapat mengatasi masalah secara konstruktif dan solutif," kata kapolda Kalbar.


Kepada awak media Kabidhumas polda Kalbar Kombespol R. Petit Wijaya, SIK., M.M., menyampaikan bahwa kuliah umum dan penandatanganan MOU yang dilaksanakan di IKIP PGRI Pontianak merupakan wujud dari kepercayaan civitas akademika kepada Kapolda kalbar untuk bisa berkontribusi dalam memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat.


"Kapolda Kalbar berharap kepada  para Mahasiswa dan Mahasiswi IKIP PGRI Pontianak nantinya yang akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), bisa memberikan penyuluhan-penyuluhan terkait pengenalan hukum secara umum di sekolah-sekolah di tempat KKN supaya hukum Indonesia dikenal sejak di bangku sekolah sesuai dengan tingkatan sekolahnya, kalau perlu bahan bisa berkordinasi dengan bidhumas Polda Kalbar," tutup Kabidhumas.


Salam Hormat kami

Humas Polda Kalbar 


Wassalammualaikum Wr.Wb 


Kombes Pol Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.M.

Kabidhumas Polda Kalbar 


Email: bidhumaspoldakb@gmail.com

Twitter : @BidhumasKalbar

FB : Bidhumas Polda Kalbar

IG : @humaspoldakalbar

YouTube : Humas Polda Kalbar

Bedah Buku As SDM Pol, Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul Mendapat Apresiasi Tinggi Para Pembicara

 


Bedah Buku As SDM Pol, Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul Mendapat Apresiasi Tinggi Para Pembicara 


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo meluncurkan Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul sebagai panduan komprehensif yang mengulas konsep, implementasi, serta tantangan meritokrasi dalam jabatan fungsional di lingkungan Polri. 


Pada acara Bedah Buku yang diadakan oleh SDM Polri di Ballroom Sheraton Hotel Jakarta, Selasa (28/5/2024), dalam penulisannya, Irjen Pol Dedi Prasetyo menguraikan dengan jelas bagaimana meritokrasi dapat diterapkan secara efektif guna meningkatkan kualitas dan kinerja SDM Polri. 


“Buku ini juga dapat menjadi panduan dan referensi dalam upaya kita bersama untuk terus memperkuat dan memperbaiki sistem Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan umumnya untuk organisasi pemerintah lainnya, organisasi swasta, dan seluruh Stakeholder. Bahkan, buku ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Polri untuk terus berinovasi dan memperbaiki diri dalam rangka mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan terpercaya,” kata Dedi Prasetyo saat diskusi Bedah Buku Mi


Meritokrasi adalah sebuah prinsip yang menekankan bahwa penilaian dan penghargaan terhadap individu harus didasarkan pada kemampuan, kinerja, dan prestasi. Dalam konteks Polri, penerapan meritokrasi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap anggota memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang dan meraih posisi sesuai dengan kompetensi mereka. Buku ini memberikan panduan yang komprehensif tentang bagaimana prinsip-prinsip meritokrasi dapat diterapkan secara efektif di lingkungan Polri.


Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si. memberikan apresiasi kepada AS SDM Polri yang telah menciptakan buku yang penting berjudul “Meritokrasi Jabatan Fungsional di lingkungan Polri Guna Mewujudkan SDM Unggul”. 


“Seperti yang kita ketahui bahwa Personel Polri Republik Indonesia ini sangatlah banyak dan menjadi Problem pada saat mencari jabatan yang sesuai dengan pangkatnya. Meritokrasi adalah kesempatan kepada personel untuk dapat memimpin dan mendapatkan jabatan sesuai berdasarkan kemampuan dan prestasi. Buku ini menjadi motivasi dan inspirasi kepada Personel bahwa jabatan ditentukan dari kemampuan dan prestrasi Personel tersebut. Meritokrasi ini juga bertujuan untuk menghilangkan bottleneck dalam Jabatan Kepolisian,” ungkap Albertus Wahyurudhanto. 


“Buku ini menjadi motivasi dan inspirasi bahwa jabatan dapat didapatkan melalui kemampuan seseorang. Meritokrasi memiliki kelemahan antara lain ketidaksetaraan awal yang dimaksud adalah saat menjadi Polisi dapat melalui pendidikan yang berbeda-beda ada Pendidikan Akpol, Bintara, dan Tamtama ini perlu adanya kajian supaya semua lulusan ini dapat merasakan keadilan dan kesetaraan dalam jabatan. Lalu yang kedua yaitu ketidaksetaraan kemudian yang ke tiga adalah kecenderuangan mengaktifkan aspek kemanusiaan,” lanjutnya. 


Menurut Prof Dr. Wibowo, S.E., M.Phil. Guru Besar SDM Univ Prof. Dr. Moestopo melihat dalam buku ini intinya harus adanya kesetaran dalam keberagaman dengan kesadaran penuh dengan adanya keberagaman jenis anggota (ras, suku dan agama).


“Kita perlu lakukan peninjauan terkait hambatan-hambatan apa saja yang akan kita temui saat penerapan dan pemberian reward ini terutama masalah adanya sebagian orang dari internal dan external yang tidak mendukung adanya perubahan perlu dicarikan solusi yang tepat. Kita harus juga carikan penyelesaian terhadap setiap masalah yang kita hadapi dan kita harus segera menyesuaikan terkait masalah-masalah Politik yang ada saat ini, kedepan akan ada perubahan dinamika pimpinan politik, apakah nanti para pimpinan yang baru ini mau meneruskan apa-apa yang sudah dilaksanakan oleh pemimpin yang lama atau malah memiliki program-program yang baru namun bagaimanapun itu tetap anggota Polri harus dapat menyesuaikan dengan sistem yang ada,” jelasnya. 


“Perlu kita pikirkan dan bicarakan yaitu penerapan masalah jabatan fungsional dan struktural yang mana kita harus pikirkan bersama supaya kedua jabatan ini dapat berjalan dengan baik, dan tidak ada masalah dalam penempatan anggota dalam sebuah jabatan tersebut,” sambungnya. 


Irjen. Pol. (Purn) Dr. E Winarto Hadiwasito, seorang profesional di bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), menilai, buku berjudul "Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul" karya Irjen. Pol. Dedi Prasetyo ini menjadi forum penting di mana berbagai pihak, termasuk tenaga profesional seperti Hadiwasito, memberikan analisis mendalam terhadap pemikiran yang diusung dalam buku tersebut.


“Saya melihat bahwa dampak dari karya tersebut dapat menjadi katalisator untuk perubahan dalam masyarakat. Keberadaan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat merupakan fondasi penting bagi kemajuan dan transformasi yang signifikan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam menghasilkan dan menyebarkan pengetahuan dianggap sebagai upaya penting dalam mewujudkan SDM unggul,” kata Winarto Hadiwasito. 


“Buku ini juga terletak pada pendekatan meritokrasi yang diusung oleh Dedi Prasetyo. Meritokrasi, yaitu memberikan kesempatan kepada individu untuk memimpin dan menduduki jabatan fungsional berdasarkan prestasi, dinilai sebagai langkah penting dalam menata kembali paradigma kelembagaan di Polri. Hal ini menggambarkan pergeseran dari penilaian berdasarkan pangkat atau kelas sosial, menuju penilaian yang lebih berorientasi pada kinerja dan kompetensi,” lanjutnya. 


Dalam Bedah Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul ini, penulis Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum, M.Si, M.M., menjawab seluruh pertanyaan para peserta yang hadir dengan antusias dan seobjektif mungkin serta memberikan motivasi kepada seluruh peserta. 


Terakhir, buku ini juga menyoroti pembangunan Pusat SDM Unggul Polri sebagai langkah strategis dalam mengembangkan kompetensi dan keterampilan anggota Polri. Pusat ini diharapkan dapat menjadi tempat pelatihan dan pengembangan yang menyediakan program-program berkualitas tinggi, sehingga setiap anggota Polri dapat menghadapi tantangan di lapangan dengan lebih baik. Harapannya, kehadiran buku ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan visi bersama yakni Polri yang lebih unggul, profesional, dan terpercaya.

Kapolri Resmikan Komite Olahraga Polri, Wadah Para Polisi Atlet





Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Komite Olahraga Polri (KOP) di sela Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SSDM Polri Tahun Anggaran 2024 di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan. KOP adalah wadah bagi para polisi yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga.


“Pembentukan Komite Olahraga Polri (KOP) sebagai wadah dan sistem guna memastikan pembinaan   dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Senin (27/5/2024). 


Irjen Dedi berharap akan ada peningkatan signifikan dalam pengembangan bakat dan prestasi personel Polri terkait bidang olahraga, setelah peresmian KOP. Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini juga berharap pembentukan KOP ini akan menciptakan lingkungan kondusif bagi polisi atlet dalam mengasah kemampuan secara optimal.


“ Dengan adanya KOP, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam pengembangan bakat olahraga di kalangan anggota Polri, serta terciptanya lingkungan yang kondusif bagi para atlet untuk meraih prestasi secara maksimal,” ujar Irjen Dedi.


Irjen Dedi menyampaikan harapan partisipasi Polri di bidang olahraga Tanah Air maupun mancanegara dapat meningkatkan dukungan masyarakat pada Korps Bhayangkara. Dukungan masyarakat, kata Dedi, merupakan modal pelaksanaan tugas pokok Polri.


“Partisipasi Polri dalam kegiatan olahraga di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan penerimaan dan dukungan masyarakat terhadap Polri. Yang pada akhirnya akan berdampak pada public trust sebagai modal  pelaksanaan tugas pokok Polri,” ucap Irjen Dedi.


Seperti diketahui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul agar siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Salah satunya dengan membina dan memfasilitasi para anggota Polri yang berprestasi di bidang olahraga untuk terus mengasah bakatnya, lewat KOP.


Para polisi atlet akan diterjunkan pada kompetisi-kompetisi olahraga dalam negeri maupun tingkat dunia. Diketahui ada kompetisi antarkepolisian negara yakni Olimpiade Kepolisian Internasional yang melombakan 28 cabang olahraga.


“Di dunia internasional telah dilaksanakan Olimpiade Kepolisian Internasional yang terdiri dari 28 cabang olahraga, termasuk bola voli. Dengan adanya Komite Olahraga Polri, diharapkan Polri bisa ikut berlaga dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” tutur Irjen Dedi dalam keterangan tertulis pada Selasa, 23 April 2024.


Tim atlet Polri sendiri sudah mencetak sejumlah prestasi di tingkat internasional, seperti pada di ajang ‘1st FAI Asian Indoor Skydiving Championships’ dan kejuaraan dunia ‘5th FAI World Cup Indoor Skydiving Championships’ di GoAirborne, Macau, China. Tim Polri menyabet juara 3, 2 dan 4 di tingkat Asia, dan menduduki posisi 5, 12 dan 21 di tingkat dunia dari 29 negara yang mengirimkan kontingennya.


Dan pada Thailand Open Karate Championship 2023 yang diikuti 18 negara dan 754 peserta, Tim Karate Bhayangkara Presisi menyabet dua medali emas, 13 medali perak dan empat medali perunggu.

Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas diwilayah hukumnya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif, personil polsek teluk keramat gelar kegiatan patroli

 


Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas.Polsek Telukkeramat. Selasa 28 Mei 2024


Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas diwilayah hukumnya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif, personil polsek teluk keramat gelar kegiatan patroli.


Kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh anggota Polsek teluk keramat tersebut juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan kesehariannya.


Selanjutnya personil patroli juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perbuatan yang dapat meresahkan lingkungan sekitar serta selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian khususnya Polsek Teluk keramat apabila menemukan kegiatan masyarakat yang mencurigakan.


Kegiatan patroli dilanjutkan dengan melakukan mobiling disekitar pasar sekura, wilayah perkantoran, tempat ibadah serta tempat- tempat umum lainnya yang berada diwilayah kec. Teluk keramat.


Penulis : Humas polsek

Senin, 27 Mei 2024

Patroli Enggang Selatan Polsek Pontianak Selatan Mengamankan Bocil yang Meresahkan Warga





*Pontianak Selatan, Polda Kalbar - Senin, 27 Mei 2024*


Patroli Enggang Selatan Polsek Pontianak Selatan berhasil mengamankan sekelompok bocil yang meresahkan warga di kawasan Jl. Harapan Jaya Gg. Jaya Makmur. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan bocil-bocil tersebut.


Setelah menerima laporan warga, Patroli Enggang Selatan segera bertindak dengan mendatangi lokasi aduan. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan sekelompok bocil sedang duduk santai. Di dekat mereka ditemukan Lem Fox yang diduga digunakan oleh para bocil tersebut.


Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan alat bong yang digunakan untuk menghisap sabu. Para bocil tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Pontianak Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.


Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Dumaria Silalahi, S.H., menyatakan bahwa tindakan ini adalah bagian dari upaya Polsek Pontianak Selatan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kami menerima laporan dari warga yang merasa resah dengan aktivitas bocil-bocil ini. Patroli Enggang Selatan segera merespons dan berhasil mengamankan mereka serta menemukan barang-barang yang mencurigakan," ujarnya.


Lebih lanjut, AKP Dumaria Silalahi, S.H., menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar mereka.


"Kami berharap dengan adanya kerjasama antara masyarakat dan kepolisian, situasi kamtibmas di wilayah Pontianak Selatan dapat selalu terjaga dengan baik. Kami juga akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah-daerah rawan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," tambahnya.


Para bocil yang diamankan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Langkah-langkah hukum akan diambil sesuai dengan hasil pemeriksaan tersebut.


Dengan adanya tindakan tegas ini, diharapkan warga Pontianak Selatan dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Polsek Pontianak Selatan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Apel pagi Polsek teluk keramat

 



Tribratanews.polri.go.id,Polda Kalbar,Polres Sambas - Sebelum pelaksanaan tugas sehari-hari, seluruh anggota Polsek teluk keramat Polres Sambas terlebih dahulu melaksanakan apel pagi di halaman mako Polsek teluk keramat Polres Sambas, dipimpin oleh PS Kanit Samapta polsek teluk keramat dan diikuti oleh personil Polsek teluk keramat,swnin (27/05/2024).


Apel pagi sebagai bentuk komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggotanya yang menjadi sarana penyampaian arahan kebijakan pimpinan, agar tugas yang diemban dapat dilaksanakan sesuai dengan kebijakan pimpinan Polri. Selain itu apel pagi juga sebagai wujud dan kesiapsiagaan anggota dalam melaksanakan tugas.


Dalam arahannya Kapolsek teluk keramat yang pertama Kapolsek menyampaikan terima kasih kepada anggota karena secara umum situasi kamtibmas Polsek teluk keramat aman dan terkendali dan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Polri dituntut bersikap profesional dan semaksimal mungkin.


Selain itu Kapolsek juga menekankan kepada Bhabinkamtibmas untuk mengecek desa binaannya masing-masing dan memberikan himbauan tentang cuaca yang mulai kemarau Kapolsek juga menekankan kepada anggota agar mengambil tindakan kepada pemuda yang masih nongkrong di tempat keramaian .


Penulis : humas polsek

Editor :

Minggu, 26 Mei 2024

POLSEK TELUK KERAMAT LAKSANAKAN PENGAWALAN PELEPASAN JEMAAH CALON HAJI KEC. TELUK KERAMAT KAB. SAMBAS TAHUN 2024 MENUJU AULA UTAMA KANTOR BUPATI SAMBAS

 


Tribatanews.polri.go.id. Polda Kalbar,Polres Sambas,Polsek Teluk keramat – Pada hari Minggu tanggal 26 Mei 2024 sekira pukul 04.30 s.d 05.00 WIB, telah dilaksanakan pengawalan Pelepasan Jemaah Calon Haji Kec. Teluk keramat Kabupaten Sambas Tahun 2024 menuju Aula Utama Kantor Bupati Sambas



Hadir dalam kegiatan tesebut, Camat Teluk Keramat / Dr. Budi Iswanto, S.Pd.I, .M.M, Kapolsek Teluk Keramat IPTU Dwi Hemdy Winoto S, S.H, Kepala KUA Kec. Teluk Keramat / H. Abu Salam, S.Ag, Kepala Desa Sekura / Rusdi Amir, Ketua IPHI Kec. Teluk Keramat / H. Syafarudin, S.Sos, .M.M, Ketua MUI Kec. Teluk Keramat / H. Masrani, S.Pd, Bhabinkamtibmas Sekura Bripka Dadan Wijaya, Perwakilan dari Calon Jamaah Haji Sekura dan Sekitar nya,Pihak keluarga pengantar calon jamaah haji. 


¤.Jumlah Jema'ah Calon Haji Kecamatan teluk keramat Kab. Sambas Tahun 2024 yang berangkat dari Masjid Alhilal Desa Sekura Sebanyak 7 orang dengan total jemaah dari kecamatan teluk keramat 50 orang,dengan menggunakan mini bus sebanyak 7 Unit, sedangkan sisa jemaah lainnya menunggu di masing masing desa menunggu rombongan dari Masjid Alhilal dengan dikawal oleh patroli Polsek teluk keramat menuju aula kantor bupati sambas


Penulis : Humas polsek teluk keramat

Sabtu, 25 Mei 2024

Polres Sanggau Bangun Sinergitas dengan Media melalui Acara Ngopi Bareng

 


Sanggau, Polda Kalbar - Dalam upaya mempererat hubungan dengan media, Polres Sanggau menggelar acara kopi santai di CW Coffee Sanggau. Kedatangan awak media disambut hangat oleh Kasi Humas Polres Sanggau, Iptu Keken Sukendar, beserta anggotanya.


Acara ini diadakan dengan tujuan menjalin silaturahmi dan membangun sinergitas antara institusi kepolisian dan rekan-rekan media di Kabupaten Sanggau.


Acara ngopi santai ini berlangsung penuh keakraban, dengan canda dan tawa yang mewarnai pertemuan tersebut. Suasana hangat dan informal ini berhasil menghilangkan jarak antara Polres Sanggau dan awak media, menciptakan ikatan persaudaraan yang lebih erat.


“Kegiatan ngopi bareng ini bertujuan untuk tukar pikiran terkait dengan situasi dan kondisi saat ini di masyarakat, Kabupaten Sanggau pada umumnya,” jelas Iptu Keken Sukendar.


Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan media dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Sanggau.


Dalam kesempatan tersebut, Iptu Keken Sukendar menyampaikan apresiasinya kepada awak media yang telah mendukung acara tersebut.


“Terima kasih dan apresiasi kepada awak media yang mendukung dalam acara ini atas dukungannya dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Sanggau melalui pemberitaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.


Iptu Keken Sukendar juga menegaskan kesiapan Polres Sanggau untuk menerima masukan dari masyarakat dan jurnalis.


Dirinya berharap acara seperti ini dapat terus diadakan untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, dan meningkatkan sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas, terutama menjelang Pilkada 2024.


Dengan adanya kegiatan ini, Polres Sanggau menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang baik dengan media, sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Patroli kamtibmas Polsek teluk keramat

 


Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas.Polsek Telukkeramat. Sabtu 25 Mei 2024


Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas diwilayah hukumnya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif, personil polsek teluk keramat gelar kegiatan patroli.


Kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh anggota Polsek teluk keramat tersebut juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan kesehariannya.


Selanjutnya personil patroli juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perbuatan yang dapat meresahkan lingkungan sekitar serta selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian khususnya Polsek Teluk keramat apabila menemukan kegiatan masyarakat yang mencurigakan.


Kegiatan patroli dilanjutkan dengan melakukan mobiling disekitar pasar sekura, wilayah perkantoran, tempat ibadah serta tempat- tempat umum lainnya yang berada diwilayah kec. Teluk keramat.


Penulis : Humas polsek

Jumat, 24 Mei 2024

Bali Aman Saat WWF, Akademisi Beri Apresiasi Polri



Bali – Akademisi Politeknik Pariwisata Bali I Wayan Mertha, menilai penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10 berjalan aman dan kondusif. Hal ini tak terlepas dari kinerja Polri yang juga membuat Bali aman dan kondusif.


"Dengan adanya penjagaan yang luar biasa dari Polri dan aparat keamanan khususnya di negeri ini, saya kira ini menjadi catatan penting bagi dunia bahwa apapun yang diselenggarakan di Bali khususnya konferensi atau apapun yang bertaraf internasional mereka tidak khawatir disebabkan aspek keamanan yang terjaga luar biasa, ujar Wayan, Jumat (24/5/2024).


Dosen program studi Destinasi Pariwisata ini menuturkan WWF jadi kesempatan meningkatkan pariwisata Bali. Ia mencontohkan kebutuhan delegasi WWF seperti akomodasi bisa meningkatkan permintaan di sektor pariwisata.


"Puluhan ribu orang (delegasi WWF) berkunjung ke Bali, dari satu sisi tentu ini merupakan demand (permintaan) yang tinggi bagi pariwisata. Artinya wisatawan datang kesini bertujuan untuk mengadakan forum seperti itu, saya kira adalah demand," terangnya 


"Jadi bagi Bali tentu ini sangat penting, bisa mengisi hotel-hotel yang sekarang ada di sampung juga tentu kebutuhan mereka ini juga sangat mendorong permintaan di dunia pariwisata," imbuhnya.


Peningkatan pariwisata, kata Wayan, salah satunya berkat keamananan dan kondusifitas Bali. Menurut dia, Polri telah bekerja luar biasa mengamankan agenda internasional ini.


Wayan mengatakan, sudah beberapa kali Bali tetap aman saat agenda internasional berlangsung. Adapun Polri dinilai mampu berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan pecalang.


"Aparatur kita bekerja luar biasa kerjasamanya. Selain aparatur pemerintah, juga melibatkan masyarakat lokal, pecalang, saya kira itu sangat penting," ucapnya.


Kendati WWF berjalan aman, Wayan berharap Polri terus meningkatkan kinerja. Ia juga mengucapkan terima kasihnya karena telah menjaga keamanan Bali selama WWF berlangsung.


"Sebagai aparatur pemerintahan yang sudah luar biasa menjaga Bali khususnya, dan menjaga Indonesia ini dari sisi keamanan, terima kasih, suksma, untuk terus ditingkatkan keamanan ini, sehingga kami sebagai warga negara merasa bahwa kita benar-benar aman berada di negeri kita," pungkasnya.

Polda Kalbar Amankan Pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke-38 Tahun 2024





*Polda Kalbar Amankan Kemeriahan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat Ke-38*


PONTIANAK, POLDA KALBAR - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengamankan pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat ke-38 Tahun 2024 yang diselenggarakan di Rumah Radakng selama 5 hari terhitung dari tanggal 20 Mei sampai 25 Mei 2024.


Kepada awak media, pada Jum'at (24/5) Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol R. Petit Wijaya mengatakan bahwa Pekan Gawai Dayak ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya Dayak tetapi juga sebagai magnet wisata yang menarik perhatian para wisatawan, sekaligus menghidupkan UMKM lokal.


Ia menyebut fokus pengamanan tersebut, yakni di kawasan Rumah Radakng dan rute dari pawai Pekan Gawai Dayak ke-38 tahun 2024, yang intinya menjaga kelancaran lalu lintas sepanjang rute karnaval budaya tersebut.


Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalbar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada panitia maupun masyarakat yang mengikuti Pekan Gawai Dayak karena sampai dengan saat ini acara berjalan tertib dan pelaksanaan perlombaan-perlombaan dilaksanakan secara sportif.


"Masyarakat bisa ikut berpatisipasi dalam memeriahkan acara Pekan Gawai Dayak yang merupakan budaya bangsa yang harus ditumbuhkembangkan dibumi Katulistiwa ini," jelasnya.


Ia juga tetap menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat yang berkunjung maupun peserta dalam acara Gawai Dayak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama terlaksananya pekan Gawai Dayak.


"Kepada seluruh masyarakat pengunjung maupun peserta Gawai Dayak, mari kita bersama-sama tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya acara ini, jangan sampai ada oknum masyarakat yang melakukan aktifitas kontraproduktif seperti mabuk dan membuat onar sehingga dapat merusak nama baik acara Gawai Dayak, karena acara ini merupakan acara kehormatan maka harus kita jaga baik-baik dari aktifitas oknum-oknum yang dapat menodai kesakralannya," pungkasnya.


Salam Hormat kami

Humas Polda Kalbar 


Wassalammualaikum Wr.Wb 


Kombes Pol Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.M.

Kabidhumas Polda Kalbar 


Email: bidhumaspoldakb@gmail.com

Twitter : @BidhumasKalbar

FB : Bidhumas Polda Kalbar

IG : @humaspoldakalbar

YouTube : Humas Polda Kalbar

Tim Cyber Polres Sambas Tangani Dugaan Kekerasan Anak yang Viral di Facebook

 


**Tim Cyber Polres Sambas Tangani Dugaan Kekerasan Anak yang Viral di Facebook**


POLDA KALBAR, POLRES SAMBAS - Tim Cyber Polres Sambas berhasil menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur yang viral di akun Facebook "Sea Scarlet". 23/05/2024.



Insiden terjadi pada Kamis, 23 Mei 2024, sekitar pukul 16.00 WIB, di rumah Jeri di Dusun Jeruk, Desa Pancur, Kecamatan Tangaran. Saat itu, Selpiya, Elsa, Luna, dan Feby sedang berkumpul. Terjadi kesalahpahaman saat bermain game Free Fire yang menyebabkan Elsa memukul wajah Selpiya dua kali dan menendang perutnya dua kali. Insiden tersebut direkam oleh Luna dan Feby.


Setelah kejadian, Selpiya pulang dan melaporkan kepada kakaknya, Sela. Mengetahui hal ini, Sela mendatangi rumah Jeri untuk meminta video penganiayaan tersebut. Setelah mendapat video, Sela menemui orang tua Elsa untuk meminta pertanggungjawaban, namun tidak dihiraukan. Akhirnya, Sela mengunggah video tersebut ke akun Facebook-nya, "Sea Scarlet", sehingga video tersebut viral.



Korban, Selpiya Jahran, lahir di Pancur pada 25 Juni 2012, adalah seorang pelajar kelas 5 SD. Pelaku, Elsa Amanda Putri, lahir di Simpang Empat pada 11 Agustus 2010, merupakan pelajar kelas 7 SMP. Kejadian tersebut disaksikan oleh Luna, Feby, dan Jeri.


Kapolsek Teluk Keramat Iptu Hendi Winoto S.H melalui Polsubsektor Tangaran segera turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran video, mendatangi kediaman korban, pelaku, dan saksi-saksi untuk klarifikasi, serta mengadakan pertemuan mediasi di Polsubsektor Tangaran. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak menempuh jalur hukum, serta membuat surat pernyataan damai.


Video yang diunggah di akun "Sea Scarlet" telah dihapus, dan Elsa telah membuat video klarifikasi serta permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.


Polres Sambas melalui Kasi humas AKP Sadoko mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi tindak kekerasan, bukan diunggah melalui medsos, apalagi mereka yang terlibat masih dibawah umur ungkapnya. (Hum.sbs.24.5.2024).

Personil Polsek teluk keramat Lakukan patroli kamtibmas



 Tribratanews.polri.go.id.Polda Kalbar.Polres Sambas.Polsek Telukkeramat. Jumat 24 Mei 2024


Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas diwilayah hukumnya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif, personil polsek teluk keramat gelar kegiatan patroli.


Kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh anggota Polsek teluk keramat tersebut juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan kesehariannya.


Selanjutnya personil patroli juga menghimbau agar masyarakat tidak melakukan perbuatan yang dapat meresahkan lingkungan sekitar serta selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian khususnya Polsek Teluk keramat apabila menemukan kegiatan masyarakat yang mencurigakan.


Kegiatan patroli dilanjutkan dengan melakukan mobiling disekitar pasar sekura, wilayah perkantoran, tempat ibadah serta tempat- tempat umum lainnya yang berada diwilayah kec. Teluk keramat.


Penulis : Humas polsek

Kamis, 23 Mei 2024

Cegah Kecelakaan dan Kemacetan, U-Turn Pondok Indah Lestari Ditutup

 



TBNEWSPOLRESKUBURAYA.COM, KUBU RAYA - Satlantas Polres Kubu Raya bersama P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional) dan Dishub Kubu Raya telah mengambil langkah tegas dengan menutup U-Turn di putaran Pondok Indah Lestari (PIL) yang terletak di Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Penutupan ini dilakukan atas dasar pengamatan yang intensif serta permintaan dari masyarakat Kabupaten Kubu Raya.


Kasat Lantas Polres Kubu Raya, AKP Apit Junaedi, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi terutama pada jam-jam sibuk dan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi. 


" Kendaraan yang memutar dari arah Kubu Raya menuju Pontianak cenderung melebar sehingga memenuhi dua jalur badan jalan. Selain itu, kendaraan dari Jalan Parit Haji Muksin menuju putaran PIL sering melawan arus, sehingga rawan kecelakaan," ujar Ade pada Kamis (23/5).


" Dengan penutupan ini, kami berharap dapat mengatasi kemacetan dan mendukung kelancaran lalu lintas," tambahnya.


Ade menambahkan bahwa penutupan ini bukan hanya berdasarkan pengamatan pihak kepolisian dan dinas perhubungan, tetapi juga atas permintaan dari masyarakat. 


" Masyarakat telah mengeluhkan kemacetan yang terjadi akibat kendaraan yang berputar di U-Turn ini, dan juga tindakan melawan arus yang sering dilakukan oleh pengendara yang tidak bertanggung jawab, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan," jelasnya.


Lebih lanjut, penutupan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di lokasi tersebut. 


"Kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan jalur yang telah ditentukan. Keselamatan bersama adalah prioritas kita semua," tambah Ade.


Dengan adanya penutupan U-Turn Pondok Indah Lestari ini, diharapkan arus lalu lintas di Jalan Arteri Supadio menjadi lebih lancar dan aman. Satlantas Polres Kubu Raya dan Dishub Kubu Raya akan terus memantau situasi lalu lintas dan menerima masukan dari masyarakat untuk perbaikan yang berkelanjutan.


Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kabupaten Kubu Raya, dan menekan jumlah kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan Arteri Supadio. Semua pihak diharapkan dapat mendukung kebijakan ini demi terciptanya lalu lintas yang tertib dan aman.




Penulis : Humas_cpt_ltr

Editor : Aiptu Ade


follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.com)


Call Centre NAMPONG KELOH Polres Kubu Raya :

Instagram @polreskuburaya/@kapolreskuburaya

Email polreskuburaya@gmail.com

WhatsApp 08115684456

personil Polsek teluk keramat laksanakan patroli guna cegah gangguan Kamtibmas

*personil Polsek teluk keramat laksanakan patroli guna cegah gangguan Kamtibmas* Tribratanews.kalbar.polri.go.id - Sebagai upa...